BLANTERWISDOM101
Home
›
PENGETAHUAN
›
Fakta-Fakta Unik Bangsa Indonesia : Dari Paman Gober, Masakan Padang Hingga Yang Lainnya
Fakta-Fakta Unik Bangsa Indonesia : Dari Paman Gober, Masakan Padang Hingga Yang Lainnya
SkeNama
Tuesday, February 24, 2015
Saya yakin beberapa fakta ini mungkin belum kamu ketahui, meskipun kamu lahir di negara ini.
Indonesia adalah
negara dengan segudang cerita. Pulau yang berjejer-jejer menyambung jadi
satu memang menghasilkan berbagai hal unik yang mungkin tidak pernah
kamu pikirkan.
Berikut ini adalah beberapa fakta yang mungkin belum diketahui oleh orang Indonesia ;
Nasi
Padang adalah makanan kegemaran orang Indonesia. Dimanapun kamu berada,
ada kemungkinan kamu menemui Rumah Makan Padang. Tahukah kamu bahwa
Rumah Makan Padang justru jarang ada di Padang? Di Padang hanya ada
rumah makan.
Dari
sekian banyak kisah petualang ke Indonesia. Cerita yang paling unik
mungkin adalah kedatangan Gober Bebek (Scrooge McDuck, jika kamu anaknya
terlalu snob dan hanya membaca komik dalam Bahasa Inggris).
Jauh
sebelum Indonesia merdeka, tepatnya di tahun 1883, Gober Bebek
berkunjung ke Batavia. Di sini, entah gimana korelasinya, Gober bertemu
dengan seorang Raja Jawa (Mangkunagara V) yang digambarkan dengan
pakaian Batik. Gilanya lagi, di sini Gober ditantang bermain Karapan
Sapi. Kacau ye. Selain itu, Gober juga sempat bertemu dengan Badak serta
Harimau Sumatra.
Jika
kamu ke Medan, kamu akan menemui sebuah oleh oleh yang sangat terkenal.
Namanya Bika Ambon. Mungkin, kamu yang orang Maluku akan bertanya-tanya
kenapa makanan ini hanya terkenal di Medan? Padahal ada nama daerahnya.
Jawabannya
adalah makanan ini dibuat oleh orang Ambon dan kemudian terkenal begitu
saja dengan nama itu. Hal ini juga berlaku seperti Cakwe Medan yang ada
di Bandung (Di Medan justru gak terkenal sama sekali)
Presiden
adalah jabatan tertinggi di Indonesia. Sedangkan, Pahlawan adalah gelar
penghargaan tertinggi yang bisa didapatkan oleh orang Indonesia.
Ternyata, meskipun seseorang sudah menjabat jadi Presiden, belum tentu
beliau dengan serta merta mendapatkan gelar Pahlawan.
Soekarno-Hatta,
duo yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia dan merupakan orang
paling berjasa dalam penetapan kemerdekaan Indonesia BARU dilantik jadi
PAHLAWAN pada tahun 2012. Suharto yang menjabat sebagai Presiden lebih
dari 30 tahun malah belum dilantik jadi pahlawan sama sekali. Walaupun,
istrinya Siti Hartinah (Ibu Tien Soeharto) telah jadi pahlawan pada
tahun 1996.
Telepon
Umum adalah sarana publik yang sebenarnya sangat berguna. Jika
seseorang kehilangan handphone, tak punya handphone atau baterai
handphone habis, barulah terasa bahwa Telpon Umum yang sederhana dan
hanya menggunakan recehan itu diperlukan.
Tapi, karena Indonesia
adalah negara yang lebih canggih dari negara maju, kehadiran Telpon Umum
ditertawakan dan dibiarkan usang seakan-akan itu adalah barang yang gak
penting lagi. Ada kemungkinan orang Indonesia tak pernah mendengar
peribahasa "If it ain't broken, dont fix it"
Kamu
mungkin pernah mendengar gosip atau berita bahwa Indonesia pernah ke
Piala Dunia. Atau berita bahwa Indonesia adalah negara Asia pertama yang
ikut Piala Dunia. Sejujurnya, hal ini sangatlah konyol dan berita ini
harus dihentikan. Secara teknis, Indonesia tak pernah berangkat ke Piala
Dunia.
Karena apa? Negara bernama Indonesia baru diakui
kemerdekaannya pada Konferensi Meja Bundar di tahun 1948. Indonesia
mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1945. Sedangkan, Piala Dunia yang
katanya diikuti oleh orang Indonesia digelar pada tahun 1938.
FYI
aja, waktu itu yang ikut piala dunia disebut dengan negara Hindia
Belanda. Walaupun ada beberapa orang Indonesia asli yang berpartisipasi
sebagai pemain disana.
Bagi
kamu yang anak 90an, pasti selama ini tahunya Indonesia hanya mempunyai
27 Provinsi. Kenyataannya adalah telah terjadi pemekaran daerah dan
pembentukan provinsi baru di Indonesia. Tujuh Provinsi paling baru di
Indonesia adalah Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Banten, Gorontalo,
Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Maluku Utara dan Papua Barat.
PON
atau Pekan Olahraga Nasional adalah ajang tertinggi olah raga di
Indonesia. Kalo kamu tahunya cuma Olimpiade, sudah saatnya kamu perduli
dengan ajang yang dibikin negara sendiri. Tahukah kamu kalau awalnya PON
diadakan di Jawa dan pesertanya hanya diisi dari kota-kota di Pulau
Jawa?
Kota-kota tersebut adalah Surakarta (Solo), Yogyakarta,
Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu,
Banyuwangi dan Surabaya. Jika ada atlet yang datang dari luar Pulau Jawa
akan membela tim dari Jawa juga.
Selama
ini kamu mungkin pernah mendengar orang Jakarta mengeluh tentang macet
yang ada di kotanya. Tahukah kamu? Ternyata sebagian besar dari mereka
gak sadar bahwa penggunaan kendaraan pribadi yang berlebihan, mall yang
demikian banyaknya dan penumpukan pusat pemerintahan dan bisnis di kota
ini adalah penyebabnya.
Indonesia
memang merdeka pada tahun 1945. Berita ini pun dikabarkan ke seluruh
penjuru tempat melalui surat kabar ataupun radio. Keberhasilan Indonesia
kabarnya menginspirasi banyak orang saat itu.
Tapi, tahukah kamu?
Tak semua daerah di Indonesia merasakan hal yang sama pada tanggal 17
Agustus 1945. Contohnya, di Pulau Sumatera saja berita ini baru sampai
sekitar bulan Oktober-November dan tak langsung diterima oleh
penduduknya? Hal ini disebabkan proklamasi hanyalah awal dari segalanya.
Kabinet di Indonesia juga awalnya belum bekerja semestinya dan dimulai
di masa Perjuangan Kemerdekaan hingga benar-benar berjalan di era
Demokrasi Parlementer
Kalau
kamu ketemu orang Medan jangan lantas bertanya apa marganya. Karena
menurut Sensus yang dirilis tahun 2000, mayoritas penduduk Medan adalah
orang Jawa, disusul Tionghoa dan barulah yang ketiga orang Batak.
Selama
ini kamu sering berpikir kalau orang Indonesia mengusir Belanda dengan
Bambu Runcing. Berita ini bisa dikatakan setengah mitos. Karena faktanya
adalah Bambu Runcing baru dipakai sejak kedatangan Jepang. Jepang
mengajarkan orang Indonesia untuk memakai Bambu Runcing mengantisipasi
kedatangan Belanda lewat udara. Sial bagi penjajah Indonesia paling
singkat itu, karena setelah diajarin orang Indonesia malah mengusir
orang Jepang dengan Bambu Runcing itu juga.
Cerita senjata makan
tuan ini memang sudah berkali-kali terjadi. Sebelumnya orang Belanda
juga mengirim banyak anak pinter bersekolah ke Eropa dan hasilnya mereka
lah yang mendesak kemerdekaan Indonesia. Begitu juga Inggris yang
menggelar pelatihan militer hanya untuk menyaksikan mereka disingkirkan
oleh orang Indonesia.
Moral ceritanya adalah jangan ajarin Indonesia berperang.
Jika
kamu membaca sejarah Indonesia, banyak sekali kisah kepahlawanan
dinodai dengan sang pahlawan kalah setelah dikhianati bangsa sendiri.
Salah satunya adalah Pangeran Diponegoro yang diserahkan oleh Kraton
terhadap penjajah Belanda.
Pada
tanggal 18 Januari 1985, sekitar pagi hari, Candi Borobudur yang
menjadi kebanggaan rakyat Indonesia pernah diledakkan oleh beberapa
ekstrimis. Total sembilan ledakan terjadi dan mengakibatkan kehancuran
yang cukup berarti dengan beberapa stupa berlubang.
Tak
semua orang Jepang yang datang ke Indonesia itu jahat loh. Ada dua nama
yang diakui oleh Presiden Soekarno sebagai sosok yang ikut
menyelamatkan Indonesia. Dua orang itu adalah Tomegoro Yoshizumi,
seorang Intel yang tersentuh dengan perjuangan rakyat Indonesia dan ikut
mendanai Tan Malaka dalam bergerilya menyadarkan Indonesia dan Ichiki
"Abdul Rachman" Tatsuo, yang ikut mendidik militer Indonesia untuk
melawan Belanda. Nama Abdul Rachman sendiri diberikan oleh H. Agus
Salim, salah satu bapak bangsa yang dihormati.
Itulah beberapa kisah yang dapat diambil, alangkah baiknya kita bisa menjadi orang Indonesia yang baik.
Share This :
0 komentar